Jumat, 28 Oktober 2011

PENGERTIAN EKONOMI KOPERASI

Chairul Tri Prabowo

Pengertian Ekonomi Koperasi   
 Menurut saya pengertian ekonomi koperasi berasal dari kata Co yang berarti bersama dan Operation yang berarti bekerja, dan menurut beberapa para ahli mengemukakan :

 Dr.C.C. Taylor
Beliau adalah seorang ahli ilmu Sosiologi, dapat diperkirakan tinjauan beliau adalah tinjauan yang menganggap bahwa Koperasi adalah konsep sosiologi. Menurutnya koperasi ada dua ide dasar yang bersifat sosiologi yang penting dalam pengertian kerja sama :
  1. Pada dasarnya orang lebih menyukai hubungan dengan orang lain secara langsung. Hubungan paguyuban lebih disukai daripada hubungan yang bersifat pribadi.
  2. Manusia (orang) lebih menyukai hidup bersama yang salig menguntungkan dan damai daripada persaingan.
  3. Sesuai dengan pandangan Taylor tersebut Koperasi dianggap lebih bersifat perkumpulan orang daripada perkumpulan modal, selain dari sudut pandang ETIS/ RELIGIOUS dan sudut pandang EKONOMIS.
Intenational Labour Office (ILO)
Definisi dari unsur-unsur berikut :
  1. Kumpulan orang orang
  2. Bersifat sukarela
  3. Mempunyai tujuan ekonomi bersama
  4. Organisasi usaha yang dikendalikan secara demokratis
  5. Kontribusi modal yang adil
  6. Menanggung kerugian bersama dan menerima keuntungan secara adil.
Margaret Digby
Menulis tentang “ The World Cooperative Movement “ mengatakan bahwa koperasi adalah :
  1. Kerjasama dan siap untuk menolong
  2. Adalah suatu usaha swasta tetapi ada perbedaan dengan badan usaha swasta lain dalam hal cara untuk mencapai tujuannya dan penggunaan alatnya.
Dr. C.R Fay
suatu perserikatan dengan tujuan berusaha bersama yang terdiri atas mereka yang lemah dan diusahakan selalu dengan semangan tidak memikirkan diri sendiri sedemikian rupa. Sehingga masing masing sanggup menjalankan kewajibannya sebagai anggota dan mendapat imbalan sebanding dengan tingkat hubungan mereka dengan perserikatan itu.
- Dr. G. Mladenata
Didalam bukunya “ Histoire des Doctrines Cooperative “ mengemukakan bahwa koperasi terdiri atas produsen produsen kecil yang tergabung secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama ,dengan saling bertukar jasa secara kolektif dan menanggung resiko bersama dengan mengerjakan sumber sumber yang disumbangkan oleh anggota.
H.E. Erdman
Bukunya “ Passing Monopoly as an aim of Cooperative” mengemukakan definisi sebagai berikut :
  1. koperasi melayani anggota, yang macam pelayanannya sesuai dengan macam koperasi
  2. rapat anggota memutuskan kebijakan dasar juga mengangkat dan meberhentikan pengurus
  3. pengurus bertanggung jawab dalam menjalankan usaha dan dapat mengangkat karyawan untuk melaksanakan kebijaksanaan yang diterima dari rapat anggota.
  4. Tiap anggota mempunyai hak satu suara dalam rapat anggota tahunan. Partisipasi anggota lebih diutamakan daripada modal yang dimasukan.
  5. Anggota membayar simpanan pokok, wajib dan sukarela. Koperasi juga dimungkinkan meminjam modal dari luar.
  6. Koperasi membayar bunga pinjaman sesuai dengan batas yang berlaku yaitu sesuai dengan tingginya yang berlaku di masyarakat.
  7. SHU ( Sisa Hasil Usaha ) dibayar pada anggota yang besarnya sesuai dengan jasa anggota
  1. Dalam hal mengalami kegagalan, anggota hanya bertanggung jawab sebesar simpananya di koperasi
Frank Robotka
Bukunya yang berjudul “ A Theory of Cooperative “ menyakan bahwa penulis penulis Amerika serikat umumnya menerima ide ide tentang koperasi sebagai berikut :
  1. koperasi adalah suatu bentuk badan usaha yang anggotanya merupakan langganannya. Koperasi diorganisasikan , diawasi dan dimiliki oleh para anggotanya yang bekerja untuk kemanfaatan mereka sendiri
  2. praktek usahanya sesuai dengan prinsip prinsip Rochdale
  3. Koperasi adalah suatu kebalikan dari persaingan yaitu bahwa anggota lebih bersifat kerja sama daripada bersaing diantara mereka
  4. Koperasi bukan perkumpulan modal dan tidak mengejar keuntungan, lain dengan badan usaha bukan koperasi yang mengutamakan modal dan berusaha mendapatkan keuntungan
  5. Keanggotaan koperasi berdasarkan atas perseorangan bukan atas dasar modal
Dr. Muhammad Hatta
Dalam bukunya “ The Movement in Indonesia” beliau mengemukakan bahwa koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarka tolong menolong. Mereka didorong oleh keinginan memberi jasa pada kawan “ seorang buat semua dan semua buat seorang” inilah yang dinamakan Auto Aktivitas Golongan, terdiri dari :
  1. Solidaritas
  2. Individualitas
  3. Menolong diri sendiri
  4. Jujur
UU No. 25 Tahun 1992 (Perkoperasian Indonesia)
Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang beradasarkan atas dasar asas kekeluargaan.

a         a.   Ditinjau dari Katanya
     Menurut saya Ekonomi Koperasi itu terdiri dari dua kata, yaitu Ekonomi dan Koperasi. Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang cara dan aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan meliputi kegiatan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang maupun jasa. Sementara koperasi adalah suatu organisasi dari kumpulan orang-orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama. Jadi ekonomi koperasi merupakan ilmu yang memelajari tentang bagaimana mekanisme dari sekumpulan orang dalam pemuasan kebutuhan manusia dengan asas kekeluargaan.

      b.   Ditinjau dari Prinsipnya

     Dari sumber yang saya baca, koperasi melandaskan prinsip gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas
kekeluargaan. Hal ini berarti koperasi didirikan sebagai suatu siasat rakyat dalam pemenuhan kebutuhan yang bersifat sosial, mengutamakan kepentingan bersama. Pengertian ini tidak jauh berbeda dengan pengertian yang telah disebutkan di atas. Hanya saja ditinjau dari prinsip yang tertanam dalam koperasi tersebut.

      c.   Berdasarkan Undang-Undang

    Dalam UU tahun 1992, Koperasi di Indonesia ditetapkan sebagai badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan pada prinsip-prinsip yang juga telah dicantumkan ke dalam UU No. 12 Tahun 1967 dan UU No. 25 Tahun 1992. Ini mengindikasikan bahwa koperasi dapat dikatakan sebagai sebuah badan usaha yang dilindungi oleh undan-undang di Indonesia. Dengan kata lain Koperasi dapat difungsikan sebagai investasi bersama yang juga akan membantu perkembangan perekonomian Indonesia melalui prinsip yang diterapkannya seperti yang tercantum dalam undang-undang tentang koperasi.http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

      d.   Dalam Sejarah Indonesia

    Dalam pengertian ekonomi koperasi saya juga menemukan bahwa ekonomi koperasi didefinisikan sebagai “ekonomi kerakyatan” seperti yang digagaskan oleh bung Hatta dalam sebuah artikelnya yang diterbitkan tanggal 20 Nopember 1933. Dalam artikel tersebut Bung Hatta secara jelas mengungkapkan kegusarannya dalam menyaksikan kemerosotan kondisi ekonomi rakyat Indonesia di bawah tindasan pemerintah Hindia Belanda. Kemudian Bung Hatta mengambil tindakan konkret untuk memperkuat ekonomi rakyat ketika itu dengan menggalang kekuatan ekonomi rakyat  melalui pengembangan koperasi.

      e.   Secara Internasional

    Adapun pengertian lain mengenaiekonomi koperasi. Ekonomi koperasi menurut Aliansi Koperasi Sedunia (International Cooperatives Alliance/ICA), pada kongres ICA di Manchester, Inggris pada Bulan September 1995 merumuskan bahwa koperasi didefinisikan sebagai “perkumpulan otonom dari orang-orang yang bersatu secara sukarela untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi ekonomi, sosial dan budaya bersama melalui perusahaan yang dimiliki bersama dan dikendalikan secara demokratis” (berdasarkan terjemahan yang dibuat oleh Lembaga Studi Pengembangan Perkoperasian Indonesia (LSP2I).

untuk info lebih lengkap tentang koperasi dapat lihat dihttp://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

Share:

Rabu, 06 April 2011

perdagangan rokok


Chairul Tri Prabowo
BAB I
LATAR BELAKANG
Siapa yang tidak mengenal rokok? Menurut saya semua orang tentu sudah mengenal makhluk seperti apa rokok itu. Rokok sekarang ini dapat kita definisikan sebagai barang yang paling digemari. Hampir disetiap penjuru kota dapat sering kita jumpai berbagai penggemar rokok, dari orang tua, remaja, dan bahkan anak kecil. Tidak sadar penikmat rokok membuang uang dengan membeli sepuntung rokok, yang akan membawa penyakit.
Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm bervariasi tergantung negara dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi.
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, itu di gunakan untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad ke-16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan saja. Pada abad ke-17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.
Setelah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan, disamping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema. dari sini saya akan membahas. Mengapa peredaran perdagangan rokok masih dibebaskan dalam pemerintahan? Dan kenapa perdagangan rokok terkadang memiliki kendala di luar negeri?
BAB II
MASALAH
a. Kita sudah mengetahui bahwa rokok  tidak baik untuk kesehatan tetapi mengapa peredaran perdagangan rokok masih dibebaskan dalam pemerintahan? Kenapa perdagangan rokok terkadang memiliki kendala di luar negeri?
II.a. Landasan Teori
-          Hukum pendapatan,
Bahwa pendapatan dipengaruhi oleh nilai dari konsumsi dan saving, dimana Y=C+S
Y=pendapatan
C=konsumsi
S=saving
-      Hukum keseimbangan. 
Bahwa tingkat kuantitas permintaan setingkat dengan tingkat kuntitas penawaran, dimana Qd=Qs. Qd sebagai tingkat kuantitas permintaan dan Qs sebagai tingkat kuantitas penawaran.
BAB III
PEMBAHASAN
Tentu sudah banyak orang yang mengetahui bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan. Namun mengapa di zaman sekarang ini masih banyak yang menggunakan si “Tembakau Panjang” ini sebagai andalan utama mereka para pedagang dalam merauk keuntungan besar. Tak jarang kita temui para pedagang yang menawarkan rokok kepada para pembeli. Bahkan sebagian besar dari mereka. Yang jadi pertanyaan dalam benak saya adalah, mengapa rokok begitu diidam-idamkan bagi sebagian besar orang? Tak mungkin ada asap jika tak ada api. Segala sesuatunya pasti ada penyebabnya. Berikut akan saya coba jelaskan dalam makalah ini.
Faktor-faktor yang diduga sebagai pemicu maraknya perdagangan rokok :
  1. negara indonesia sebagai penghasil tembakau terbesar di asia.
  2. permintaan yang tinggi akan kebutuhan rokok.
  3. kebiasaan masyarakat sebagai pengkonsumsi rokok.
  4. sebagai sumber pendapatan terbesar bagi indonesia.
Dari faktor-faktor tersebut sudah sewajarnya negara indonesia terdorong untuk memproduksi rokok. Berawal dari sandangan sebagai penghasil tembakau terbesar di asia. Masyarakat indonesia akhirnya berinisiatif untuk membuat rokok sebagai pemenuhan kebutuhan. Dari perkembangannya, ternyata banyak masyarakat yang meresponnya positif. Dalam hali ini dapat diartikan bahwa banyak yang meminati rokok. bahkan sampai sekarang tingkat keminatan akan sebuah rokok semakin meningkat.
Permintaan yang tinggi akan kebutuhan rokok bagi sebagian besar masyarakat indonesia dilatarbelakangi oleh kebiasaan masyarakat indonesia dalam hal merokok. Ada yang bilang jika tidak morokok tidak keren atau tidak gaul.  Mereka beranggapan juga seperti ada yang hilang atau kurang lengkap jika tidak ada rokok, seperti halnya memakan nasi. Tapi mereka terus mengonsumsi rokok tanpa melihat efek negatifnya. Jadi, walaupun rokok sudah terbukti sebagai salah satu pemicu penyakit, tak kan berpengaruh bagi permintaan masyarakat indonesia akan kubutuhan rokok.
Selain itu dari peminatan yang begitu besar. Ini dapat dijadikan asset dari pendapatan terbesar bagi Indonesia. Dimana pendapatan pajak terbesar didapat dari penjuaan rokok. Penjualan rokok juga menembus kepada tahap internasional.
            
Kendala yang di alami pemerintahan dalam perdangan rokok diluar negeri, WTO (World Trade Organization) telah membentuk panel untuk menyelesaikan sengketa perdagangan terkait larangan perdagangan rokok kretek dari Indonesia di negara Amerika Serikat.

      Indonesia berharap dapat meneliti kasus sengketa perdagangan secara transparan, menegakkan aturan perdagangan internasional. Di Indonesia sebelumnya secara resmi mengajukan permintaan pembentukan panel ke sidang DSB WTO untuk menyelesaikan sengketa perdagangan terkait penerapan "Family Smoking Prevention and Tobacco Control Act" yang diundang-undangkan pada bulan Juni 2009
Tapi akhirnya di nilai penerapan peraturan diskriminatif mengecualikan rokok menthol dari larangan penjualan rokok yang  indonesia produksi untuk masuk ke negara Amerika Serikat. Karena Diketahui, sekitar 99 % rokok kretek yang dijual di pasar Amerika Selatan diimpor dari indonesia.
BAB IV
PENYELESAIAN
Kesimpulan
            Dari pembahasan yang telah dijelaskan tadi, dapat saya simpulkan bahwa walaupun rokok itu berbahaya bagi kesehatan, hal tersebut tak kan memengaruhi permintaan akan rokok bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan, jika kita melihat kondisi masyarakat Indonesia yang begitu mengidolakan rokok. Tapi mungkin ini salah satu penyebab mengapa rokok lebih banyak di jual di indonesia dari pada di luar negeri, karena di luar negeripun rokok juga dilarang untuk di jual.
     Saran
Untuk pemerintah Indonesia, sebaiknya segera mengambil suatu tindakan yang bijak,  tentang larangan merokok. Dan  sebaiknya di cari lagi jalan keluar yang lain yang lebih baik untuk menangani masalah perdagangan-perdagangan rokok di luar negeri.
Share:

Selasa, 01 Maret 2011

SEJARAH DAN SISTEM EKONOMI INDONESIA

Chairul tri prabowo
BAB 1
SEJARAH DAN SISTEM EKONOMI INDONESIA

A. PENDAHULUAN
Pola dan proses dinamika pembangunan ekonomi di suatu negara sangat ditentukan oleh banyak faktor. Faktor internal adalah kondisi fisik (termasuk iklim), lokasi geografi, jumlah dan kualitas SDA dan SDM. Faktor external adalah perkembangan teknologi, kondisi perekonomian dan politik dunia, serta keamanan global.
B. SEJARAH EKONOMI INDONESIA
1. Pemerintahan Orde Lama
17 Agustus 1945 Indonesia merdeka, tidak berarti dalam prakteknya Indonesia sudah bebas dari belanda dan bisa memberikan perhatian sepenuhnya pada pembangunan ekonomi. Karena hingga menjelang akhir 1940-an, Indonesia masih menghadapi dua peperangan beasr dengan belanda, yakni pada polisi I dan II.
2. Pemerintahan Orde Baru
Maret 1966, Indonesia memasuki pemerintahan Orde Baru. Dalam era Orde Baru perhatian pemerintah lebih ditujukan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat pembangunan ekonomi dan sosial di tanah air. Pemerinath menjalin kembali hubungan baik dengan pihak Barat dan menjauhi pengaruh ideologi komunis.
3. Pemerintahan Transisi
14 dan 15 mei 1997, niali tukar baht Thailand terhadap dolar AS mengalami goncangan hebat akibat para investor asing mengambil keputusan jual. Mereka mengambil sikap demikian karena tidak percaya lagi tehadap prospek perekonomian negara tersebut, paling tidak untuk jangka panjang pendek.
4. Pemerintah Reformasi
Pertengahan tahun 1999 lakukan pemilihan umum, yang akhirnya dimengangi oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Pada awal pemerintahan reformasi yang di pimpin presiden Wahid. Masyarakat umum dan kalangan penguasa serta investor, investor asing menaruh harapan besar terhadap kemampuan dan kesungguhan Gus Dur untuk membangikitkan kembali perekonomian nasional dan menuntaskan semua permasalahan yag ada di dalam negeri warisan rezim Orde Baru, seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
5. Pemerintahan Gotong Royong
Setelah presiden Wahid turun, Megawati menjadi presiden Indonesia yang ke-lima. Pemerintahan megawai mewarisi kondisi perekonomian Indonesia yang jauh lebih buruk daripada masa pemerintahan Gus Dur, Meskipun IHSG dan nilai tukar rupiah meningka cukup signifikan sejak diangkatnya Megawati menjadi presiden melalui Sidang Istimewa (SI) MPR, posisinya tetap belum kembali pada tingkatan saat Gus Dur terpilih menjadi presiden.

C. SISTEM EKONOMI INDONESIA
1. Pengertian-Pengertian Sistem Ekonomi
Apa yang dimaksud dengan sistem ekonomi?, sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antarmanusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Sebuah sistem ekonomi terdiri atas unsur-unsur menusia sebagai subjek; barang-barang ekonomi sebagai objek; serta seperangkat kelembabagaan yang mengatur dan menjalin dalam kegiatan ekonomi.
2. Sistem-Sistem Ekonomi
Menurut Sanusi (2000), perbedaan antarsistem ekonomi satu dengan yang lainnya terlihat dari ciri-cirinya. Seperti kebebasan konsumen, kebebasan masyarakat, pengaturan pemilihan, pemilihan usaha, pengaturan atas keuntungan, pengaturan motivasi, pembentukan harga barang, penentuan pertumbuhan ekonomi, pengendalian stabilitas, pengambilan keputusan, pelaksanaan pemerataan kesejahteraan.
a. Sistem Ekonomi Kapitalis
Sanusi, sistem ekonomi kapitalis adalah suatu sistem ekonomi di mana kekayaan uang prodiktif terutama dimilki secara pribadian dan produksi terutama dilakukan untuk di jual. Adapun tujuan pemilikan secara pribadi yakni untuk memperoleh suatu keuntungan laba yang cukup besar dan hasil menggunakan kekayaan yang produktif.
b. Sistem Ekonomi Sosialis
Seperti yang dijelaskan di Dumairy (1996), sistem ekkonomi sosialis adalah kebalikan dari sistem ekonomi kapitalis. Bagi kalangan sosialais, pasar justru harus dikendalika melalui perencanaan terpusat. Adanya berbagi distorsi dalam mekanisme pasar menyebabkannya tidak mungkin bekerja secara efisien; oleh karena itu pemerintahan atau negara harus turut aktif bermain dalam perekonomian. Satu hal yang penting untuk dicatat berkenaan dengan sistem ekonomi sosialis adalah bahwa sistem ini bukanlah sistem ekonomi yang tidak memandang penting peranan kapital.
c. Sistem Ekonomi Campuran
Sedangkan sistem ekonomi campuran adalah sistem yang mengandung beberapa elemen dari sistem ekonomi kapitalis dan sistem ekonomi sosialis. Seperti telah dikatakan sebelumnya. Sekarang ini tidak ada satu pun (kecuali di Korea Utara) negara yang menerapkan sistem ekonomi sosialis atau kapitalis 100%.
3. Sistem Ekonomi Indonesia
Dumairy (1998) menegaskan sebagai berikut. Ditinjau berdasarkan sistem pemilikan sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi, tak terdapat alasan untuk menyatakan bahwa sistem ekonomi kita adalah kapitalis. Sama halnya, tak pula cukup argumentasi untuk mengatakan bahwa kita menganut sistem ekonomi sosialis. Indonesia mengakui pemilikan individual atas faktor-faktor produksi.

Sumber :
Link: www.gunadarma.ac.id
Share:

Senin, 29 November 2010

PERSONALIA (Pengantar Bisnis)

Chairul Tri Prabowo
Bab 9
PEMANFAATAN SUMBER TENAGA KERJA DAN KONPENSASI
- Pendahuluan
Organisasi merupakan wahana untuk mencapai tujuan . agar supaya pencapaian tujuan ini dapat dilaksanakan dengan baik, diperlukan fungsi-fungsi. Pengertian fungsi adalah, tugas yang dapat dengan segera dibedakan dengan tugas-tugas yang lain. Wewenang, tanggung jawab dan pertanggung jawaban tersebut dimuka, merupakan motor dan
katalisor, pelaksanaan tugas yang diberikan kepada setiap pelaksana di dalam organisasi.

Macam/ Jenis Personalia
Sesuai dengan funsinya, pada dasarnya didalam perusahaan terdapat dua macam tenaga kerja,yakni:
1. Tenaga Eksekutif: tugasnya mengambil berbagai keputusan dan melaksanakan fungsi organik manajemen.
2. Tenaga Operatif: merupakan tenaga terampil, yang menguasai bidang pekerjaannya, sehingga setiap tugas yang dibebankan kepadanya dapat dilaksanakan dengan baik. Ditinjau dari kemampuannya digolongkan menjadi 3 yaitu:
1. Tenaga trampil (skilled labor)
2. Tenaga setengah(semi skilled labor)
3. Tenaga tidak terampil(unskilled labor)

Sumber Tenaga Kerja
1. Dari dalam perusahaan. Cara ini yang terbaik, terutama bagi perusahaan yang organisasi penalianya sudah teratur, karena dapat dipilih tenaga kerja yang baik
2. Teman-teman para karyawan. Penetapan ini digunakan, dengan anggapan bahwa, karyawan tersebut sudah mengetahui kualifikasinya, maka calon akan sesuai.
3. Lembaga Penempatan Lembaga Kerja. Kantor Penetapan Tenaga Kerja bertugas menyalurkan tenaga kerja yang belum sempat memperoleh pekerjaan.
4. Lembaga Pendidikan. Dapat dilakukan dua cara yaitu memberikan bea siswa dan meminta langsung kepada lembaga pendidikan tersebut.
5. Masyarakat Umum. Dilaksanakan dengan cara memasang iklan, Cara ini umumnya biayanya sangat besar.

Seleksi Tenaga Kerja
1. Penentuan Jenis Tenaga Kerja
Yang meliputi penentuan prasyarat yang harus dipenuhi antara lain:
a. Batas minimummaksimum usia
b. Pendidikan minimal yang dimiliki
c. Pengalaman kerja yang telah diperoleh
d. Bidang keahlian yang dimiliki
e. Ketrampilan lain yang dimiliki
f. Pengetahuan-pengetahuan yang dimiliki
2. Penentuan Jumlah Tenaga Kerja

-Penentuan jumlah tenaga kerja, meliputi 2 jal pokok,yakni:
a. Analisa beban kerja: peramalan penjualan,penyusunan jadwal kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja yang diperlukan untuk membuat satu unit barang.
b. Analisa tenaga kerja untuk menghitung jumlah tenaga kerja yang sesungguhnya dapat tersedia pada satu periode tertentu.
3. Proses seleksi
Langkah berikut adalah mengadakan seleksi yang pada umumnya meliputi tahap-tahap sebagai berikut:
a. Pengisian formulir
b. Wawancara pendahuluan
c. Psycho-test
1. Menguji sikap seseorang
2. Menguji bakat seseorang
3. Menguji minat seseorang
4. Menguji kepribadian seseorang
5. Menguji kecakapan seseorang
d. Wawancara lanjutan
e. Pengujian referensi
f. Pengujian kesehatan
g. Masa orientasi

Pengembangan karyawan
Untuk lebih meningkatkan keterampilan kerja dengan harapan agar:
1. Tingkat produktivitas bertambah
2. Mengurangi tingkat kecelakaan
3. Mengurangi besarnya scrap(kerusakan hasil)
4. Meningkatkan gairah kerja
Pada dasarnya, terdapat 2 metode pengembangan karyawan, yakni:
1. Dilaksanakan di dalam dan oleh perusahaan sendiri
2. Dilaksanakan di luar perusahaan dan oleh lembaga lain

Kompensasi
Imbalan jasa yang diberikan secara teratur dan dalam jumlah tertentu oleh perusahaan kepada para karyawan atas kontribusi tenaganya yang telah diberikannya untuk mencapai tujuan perusahaan.
-Dalam masalah pengupahan ini, terdapat 3 macam teori upah ekonomi yakni:
1. Teori pasar
2. Teori standard hidup
3. Teori kemampuan untuk membayar

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Upah
Besar kecilnya tingkat upah bagi buruh, dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:
1. Pasar tenaga kerja
2. Tingkat upah yang berlaku di daerah yang bersangkutan
3. Tingkat keahlian yang diperlukan
4. Situasi laba perusahaan
5. Peraturan Pemerintah

Metode Pengupahan
Berikut ini adalah metode-metode yang bisa dilakukan oleh perusahaan:
1. Upah langsung
2. Gaji
3. Upah satuan
4. Komisi
5. Premi shift kerja
6. Tunjangan tambahan

Upah Insentif
Upah insentif adalah untuk mendorong karyawan agar bekerja dengan lebih produktif.
Karakteristik pokok dari upah insentif yang baik adalah:
1. Harus menunjukan penghargaan kepada karyawan atas produktivitas mereka
2. Harus dapat dipakai untuk mencapai tujuan produktif per karyawan secara layak
3. Tambahan upah yang diperoleh karyawan harus paling sedikit diseimbangkan dengan biaya produksi terendah
-Macam-macam Bentuk Upah Insentif
1. Full Participation Plan
2. Group Insentif Plan

HUBUNGAN PERBURUHAN

Hubungan Pemburuhan Pancasila
Karyawan adalah manusia, yang hak asasinya harus dilindungi. Oleh karena itu di indonesia diciptakan satu bentuk hubungan antara karyawan dan manajemen yang dikenal dengan hubungan perburuhan Pancasila.
Bilamana terjadi adanya ketidak-kesepakatan antara buruh dan manajemen buruh mempunyai senjata yang dapat digunakan untuk menekan pembicaraan antara mereka yaitu:
1. Boikot
Pemboikotan dapat dilakukan oleh buruh.
2. Pemogokan
Cara yang ditempuh oleh buruh, dengan berhenti bekerja, baik dalam waktu singkat, sehingga menurunkan kondisi perekonomian perusahaan.
3. Penghasutan
Cara ini biasanya dilakukan untuk mencegah orang lain menjalankan tugas atau mengajak untuk ikut mogok.
4. Memperlambat kerja
Memperlambat kerja ini dapat dilakukan oleh karyawan dengan cara mengurangi tingkat produktivitas mereka.

Perjamjian Kerja Bersama
Hak-hak Buruh
Materi-materi buruh, yang dapat dicantumkan ke dalam perjanjian kerja bersama antara lain.
1. Besarnya gaji yang harus diterima buruh beserta kenaikannya.
2. Tunjangan-tunjangan yang harus diterima.
3. Hak untuk mendapat santunan kecelakaan di tempat kerja.
Kewajiban Buruh
1. Datang bekerja tepat pada waktunya
2. Menjaga ketertiban dan suasana kerja serasi
3. Berusaha meningkatkan produktifitas
-Hak Pengusaha
1. Hak untuk mengevaluasi kerja karyawan menurut tata cara yang telah disepakati
2. Hak memberi promosi dan devusu kepada karyawan
3. Hak untuk memecat, sesuai dengan prosedur yang berlaku
-Kewajiban Pengusaha
1. Memberikan semua hak karyawan yang telah disepakati bersama
2. Memperlakukan semua karyawan secara adil
3. Memberikan fasilitas-fasilitas kepada karyawan

Macam-macam Perjanjian Kerja
Pada dasarnya terdapat tiga macam perjanjian kerja bersama yaitu:
1. Closed shop agreement
2. Union shop agreement
3. Open shop agreement
Konflik dalam Hubungan Kerja
Beberapa tahap penyeselesaian konflik:
1. Diselesaikan oleh mandor sebagai wakil perusahaan, bersama dengan wakil buruh dalam bagian itu.
2. Bilamana dengan cara penyelesaian pertama tersebut mengalami kemacetan, mala masalah tersebut diselesaikan ke tingkat yang lebih tinggi.
3. Apabila masih terjadi kemacetan masalah ini diselesaikan pada tingkat lebih tinggi lagi.
4. Apabila masih belum juga terselesaikan, masalah tersebut di bawa ke perundingan antara wakil perusahaan dan wakil buruh dengan penengah.
5. Apabila masih belum juga dapat diselesaikan, maka penyelesaian tahap terakhir dilakukan oleh Dewan Arbitrasi.

Perantara Dalam Pemecahan Konflik
Terdapat 3 macam cara pemecahan konflik dengan menggunakan perantara, yakni:
1. Konsiliasi
2. Mediasi
3. Arbitrasi
Macam-macam Arbitrasi
1. Arbitrasi sukarela
2. Arbitrasi paksaan
3. Arbitrasi otomatis

Lembaga-lembaga BIPARTITE dan TRIPARTITE
Lembaga bipartite bahwa setiap masalah yang timbul dari hubungan perburuhan merupakan tanggung jawab kedua belah pihak. Lembaga tripartite bahwa setiap masalah yang timbul dari hubungan perburuhan adalah merupakan tanggung jawab buruh, pengusaha, dan masyarakat yang dalam hal ini diwakili oleh Pemerintah.

Mencegah Konflik
Cara-cara yang ditempuh :
1. Melaksanakan lembaga keluhan dengan baik.
2. Mengadakan survey gairah kerja secara rutin.
3. Menyelenggarakan lembaga bimbingan dan penyuluhan.
4. Mengikut-sertakan buruh dalam pengambilan keputusan.
Share:

Selasa, 23 November 2010

BAB 10 PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS

Chairul Tri Prabowo 
PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS

Pengertian Produksi
adalah pengubahan bahan-bahan dari sumber-sumber menjadi hasil yang diindinkan oleh konsumen. Hasil itu dapat berupa barang ataupun jasa. Perusahaan bisnis adalah sebuah organisasi yang merubah keahlian dan material menjadi barang atau jasa untuk memuaskan para pembeli, serta diharapakan akan memperoleh laba untuk para pemilik. Produktifitas adalah sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil (jumlah barang dan jasa yang diproduksi) dengan sumber(jumlah tenaga kerja, modal, tanah, energy dan sebagainya) yang dipakai untuk menghasilkan hasil tersebut. ProduksiTanggung jawab manajer produksi adalah membuat keputusan-keputusan penting untuk mengubah sumber menjadi hasil yang dapat dijual.

Keputusan tersebut adalah:
1. Keputusan yang berhubungan dengan disain dari system produksi manufaktur.
2. Keputusan yang berhubungan dengan operasi dan pengendalian system tersebut baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek.

Sistem Produksi Manufaktur
Beberapa keputusan untuk jangka panjang yang menentukan disain system produksi adalah tentang:
1. Disain produksi dari barang yang diproses
2. Pemilihan/penentuan peralatan dan prosesnya
3. Disain tugas
4. Lokasi dari fasilitas produksi
5. Layout dari fasilitas tersebut

Keputusan-keputusan yang komplek tersebut sangat berkaitan dengan proses pengolahan yang dapat dogolongkan menurut 3 macam cara yaitu:
1. Sifat Proses Produksi
2. Jangka Waktu Produksi
3. Sifat Produk

Penggunaan produksi standart ini memerlukan sejumlah modal yang besar untuk :
1. Memelihara sejumlah persedian
2. Menyediakan fasilitas penyimpanan yang memadai
3. Menanggung resiko kemungkinan turunnya harga pasar, kebakaran, pencurian dan sebagainya.
4. Produksi pesanan

Produksi pemesanan ini muncul atau digunakan bilamana para pembeli menhendaki adanya spesifikasi tertentu dari produk yang diinginkan. KEGIATAN PRODUKSI Gambaran Sekilas Masalah-masalah yang dihadapi oleh manajer produksi adalah:
# Perencanaan produksi
# Organisasi produksi
# Pengendalian produksi
# Pemeliharaan peralatan #

Pengawasan dan pemeriksaan kualitas Perencanaan produksi Perencaan produksi meliputi keputusan-keputusan yang menyangkut dan berkaitan dengan masalah-masalah pokok yang meliputi:
# Jenis barang yang akan dibuat
# Jumlah barang yang akan dibuat
# Cara pembuatan Perencanaan jenis barang yang akan dibuat terdirei atas 4 tahap, yaitu:
# Tahap pertama, penentuan disain awal yang berupa disain spesifikasi dan syarat-syarat yang harus dipenuhi.
# Tahap kedua, penentuan disain barang yang tepat
# Tahap ketiga, penentuan cara pembuatan yang berupa penentuan urutan proses produksi, tempat kerja dan peralatan yang dipakai.
# Tahap keempat pembuatan, merupakan usaha memodifikasi tahap ketiga yang disesuaikan dengan laout, tuntunan kualitas dan mesin, peralatan yang tersedia. Organisasi Produksi Dalam pwruhaan manufaktur, tanggung jawab untuk memproduksi barang berada pada bagian produksi. Pengendalian ProduksiPengendalian produksi adalah serangkaian prosedur yang bertujuan mengkoordinir semua elemen proses produktif ke dalam satu aliran dimana aliran tersebut akan memberikan hasil dengan gangguan minimum ongkos terendah, dan kemungkinan waktu tercepat.
Ada dua macam pengendalian produksi, yaitu:
# Order control, digunakan oleh perusahaan manufaktur yang beroperasi hanya pada waktu menerima pesanan-pesanan dari pembelinya.
# Flow control digunakan dalam pabrik-pabrik yang berproduksi untuk persediann dan dimaksudkan untuk mempercepat pengiriman barang jadi dari tempat persediaan dan dimaksudkan untuk mempercepat pengiriman barang jadi dari tempat persediaan begitu pesanan pembeli diterima.

Tahap-tahap dalam Pengendalian Produksi Tahap-tahap atau fungsi dalam pengendalian produksi ada 4 yaitu:
# Perencanaan
# Routing
# Scheduling
# Dispatching Memuat beberapa hal tentang pembuatan barang seperti: Barang apa yang harus dibuat dan jumlahnya Disain, ukuran dan bahan yang akan dipakai Mesin dan perlatan yang harus dipakai Petugas yang harus mengerjakan Kapan harus dimulai dan selesai Kepada siapa barang tersebut dijual Analisis jaringan Kerja : Metode

Jalur Kritis dan PERT Konsep dasar itu adalah, sebagai berikut:

1.Jaringan kerja (Network)
Merupakan astu seri aktivitas yang bersambung dalam menhasilkan barang dan jasa yang terarah kepada usaha pencapaian tujuan perusahaan.

1. Jalur Kritis (Ctitical Path)

Jalur kritis adalah jalur yang terpanjang dalam menyelesaikan satu rangkaian pekerjaan sampai selesai. Pada contoh dimuka terdapat 4 jalur untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai berikut: a A – D – H memerlukan waktu selama 4 + 5 + 7 = 16 satuan waktu b B – F – H memerlukan waktu selama 2 + 2 + 7 = 12 satuan waktu c B – F – I memerlukan waktu selama 3 + 3 + 5 = 11 satuan waktu d C – G – I memerlukan waktu selama 6 + 8 + 5 = 19 satuan waktu Jalur kritis ini perlu mendapatkan perhatian serius mengingat beberapa hal berikut :

1. Jalur kritis menyoroti aktivitas –aktivitas yang harus dilakukan dengan cepat, bila mana diinginkan waktu penyelesaian yang lebih pendek.
2. Setiap penundaan pada setiap aktivitas yang masuk dalam jalur kritis akan menyebabkan penundaan penyelesaian seluruh rangkaian pekerjaan.
3. Setiap perencanaan pendahuluan dan perbaikan sepanjang jalur kritis mungkin akan menyebabkan jalur lain menjadi kritis.

Aktivitas Semu (Dummy) Keterbatasan – keterbatasan Metode Jalur Kritis (MJK) Faktor-faktor penting yang membatasi penerapan metode jalur kritis adalah:
1. MJK mendasarkan diri pada asumsi bahwa penyelesaian aktivitas dapat diketahui dengan tepat pada setiap waktu.
2. MJK tidak memasukkan gagasan analisis statistic dalam menentukan perkiraan waktu.
3. MJK merupakan model perencanaan static dan bukunya alat control yang dinamik.

Program Evalution and Review Technique (PERT) Perubahan konsep MJK dengan memasukkan beberapa hal seperti:
1. Teori probabilitas yang berguna untuk memperhitungkan ketidakpastian masa yang akan datang.
2. Gagasan analisis untuk memperkirakan standart penyimpanan waktu penyelesaian keseluruhan pekerjaan.
3. Membuat model yang baru sebagai alat control yang dinamik: model tersebut terkenal dengan Program Evaluation and Riview Technique(PERT)

Di dalam PERT ini digunakan 3 macam perkiraan waktu yaitu:
• Waktu yang paling optimis merupakan kemungkinan waktu penyelesaian yang paling pendek, jikalau semua pekerjaan berjalan dengan lancer.
• Waktu yang paling pesimis merupakan kemungkinan waktu penyelesaian yang paling panjang, dengan memperhitungkan kemungkinan-kemungkinan penundaan.
• Waktu normal merupakan kemungkinan waktu penyelesaian sebagaimana biasa terjadi.

Dengan menggunakan ketiga jenis waktu tersebut dihitung waktu yang diharapkan (Wh) dengan rumus : Wh = Wo + 4 Wn + Wp

Pengendalian Persediaan Bahan Baku Persediaan dalam jumlah yang besar mengandung banyak resiko seperti:

1.Resiko hilang dan rusak
2.Biaya pemeliharaan dan pengawasan yang tinggi
3.Resiko using
4.Uang yang tertanam di persediaan terlalu besar

Jumlah pemesanaan yang ekonomis diperbaruhi oleh 4 faktor yaitu:
1.Jumlah kebutuhan bahan baku pertahun
2.Biaya pemesanan
3.Biaya penyimpanan
4.Harga bahan baku

Pemeliharaan Peralatan Kerugian yang diderita oleh perusahaan karena kelalaian mengadakan pemeliharaan peralatan disebabkan antara lain:

1.Kerusakan peralatan yang sudah cukup parah sehingga menyebabkan biaya perbaikan menjadi mahal.
2.Kerugian karena berhentinya sebagian atau keseluruhan kegiatan produksi.
3.Kerugian karena keterlambatan pengiriman barang kepada konsumen sehingga meyebabkan turunnya pendapatan perusahaan.
4.Perusahaan terpaksa harus membayar claim karena penyerahan yang tidak tepat.
5.Menimbulakan keengganan para pelanggan untuk kembali memesan ke perusahaan karena dianggap tidak menepati janji.

Organisasi Pemeliharaan Peralatan Terdapat 2 sistem untuk mengorganisasi pemeliharaan ini yaitu:

1. Di desentralisir menurut pusat biaya atau departemen
Keuntungan cara desentralisasi antara lain:

1. Tenaga mekanik akan mengerti betul penggunaan dan karakteritis alat-alat yang harus mereka pakai.
2. Mempermudah pimpinan mengarahkan orang-orang untuk mngerjakan pekerjaan-pekerjaan yang harus cepat selesai.
3. Kontrol pemeliharaan dapat lebih ditingkatkan, sehingga perbaikan-perbaikan besar dapat lebih diperkecil.

Kelemahannya:
1. Fleksibilitas sangat rendah
2. Terdapatnya duplikasi tenga kerja
1. Sentralisasi

Kenuntungan-keuntungan cara ini yaitu:
1. Tidak terdapat duplikasi alat-alat dan tenaga kerja dan persediaan suku cadang.
2. Fleksibilitas yang tinggi

Kelemahannya:
1. Memerlukan tenaga kerja yang dapat menangani berbagai bidang atau memerlukan tenaga kerja spesialisasi cukup banyak.
2. Memerlukan perencanaan
3. Sulit untuk menetapkan pembagian tugas dengan baik
4. Beban pekerjaan bagian pemeliharaan semakin berat

Pengawasan kualitas dan Inspeksi Terdapat 4 tahap dalam pengawasan kualitas yaitu:
1. Penentuan kebijakan tentang penetapan kualitas sesuai dengan tuntunan pasar.
2. Tahap penentuan disain teknis untuk mencapai target tuntunan pasar.
3. Tahap pembuatan, beberapa pengawasan kualitas bahan yang dipakai dan operasi produksi.
4.Tahap penggunaan di lapangan, dimana poemasangan akan berpengaruh kepada kualitas akhir.

Bagan pengawasan Dibagi dalam 2 kategori:
1. Penyimpanan-penyimpanan yang tidak dapat ditentukan
2. Penyimpanan-penyimpanan yang dapat ditentukan

LOKASI DAN LAYOUT PABRIK Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan lokasi pabrik Ada bebera[a factor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan tempat untuk pabrik baru yaitu:
1. Dekat dengan pasar
2. Dekat dengan bahan baku
3. Ongkos transportasi
4. Penyediaan tenaga kerja
5. Penyediaan sumber tenaga/energy
6. Lingkungan sekitar
7. Iklim
Cara Penentuan Lokasi Pabrik
1. Cara Kualitatif
Cara yang paling sederhana yaitu cukup mengadakan penilaian kualitatif terhadap factor-faktor yang dianggap memegang peranan pada setiap alternative lokasi.
1. Cara Kuantitatif
Ada 2 cara yaitu:
1. Cara yang sederhana
Merupakan usaha mengkuantifikasi hasil analisis kualitatif yang telah dilakukan dengan cara memberikan nilai pada masing-masing criteria.
1. Cara yang komplek

Menggunakan rumus matematika dan menggunakan model tertentu. Layout fasilitas Produksi Merupakan pengaturan dan penempatan alat, tenaga kerja, dan kegiatan-kegiatan di dalam produksi. Tujuannya adalah:
1. Untuk meminimumkan biaya pengankutan dan penanganan
2. Untuk mempercepat dan melancarkan arus bahan-bahan
3. Untuk mendapatkan penggunaan ruang yang efisien baik bagi karyawan maupun untuk penyimpanan
4. Untuk melakukan pekerjaan yang efisien
5.Untuk memudahkan pengawasan pekerjakaan bagi mandor.

Layout dibedakan menjadi dua macam yaitu:
1)Process Layout Merupakan penyusunan fasilitas produksi dimana mesin-mesin yang mewmpunyai fungsi sama ditempatkan pada tempat yang tertentu.
2)roduct Layout Merupakan pengaturan mesin-mesin dalam pabrik sesuai dengan arus proses produksiny.

Penggunaan produck layout ini akan ekonomis apabila memenuhi syarat barikut:
a Volume produkdi cukup sesuai dengan kapasitas penggunaan mesin dan peralatan yang dipasang.
b Permintaan akan barang yang dihasilkan cukup stabil
c Barang yang dihasilkan terstandardisir
d Komponen-komponen dapat saling ditukarkan
e Penyediaan material
Share:

Minggu, 21 November 2010

tugas makalah

MAKALAH
PROSES PRODUKSI TAHU PABRIK TAHU ARSYAT

Disusun Oleh :
JOKO SAPUTRA (21230772)
CHAIRUL TRI PRABOWO (21210542)
LUKMANSAH (24210085)
RUDI (29210332)
ADIMAN (29210352)

Tugas Pengantar Bisnis : Bapak Zuhad Incyaudin

Kelas 1EB19
Universitas Gunadarma
2010
I.PENDAHULUAN
Latar belakang
Kemajuan zaman saat ini sangat mempegaruhi bidang industri,bidang industri saat ini maju dengan sangat pesat. Bukti dari kemajuaan industri saat ini adalah dengan munculnya perusahaan Manufaktur.Contohnya adalah Perusahaan Tahu yang terletak di daerah kayuringan tepatnya di Jalan Letnan Arsyad 4 ,Perusahaan tahu tersebut berdiri sekitar tahun 90-an,Perusahaan tahu tersebut adalah perusahaan tahu pertama yang di dirikan di Kayuringin dan perusahaan tahu pertama yang ada di daerah sekitar Jalan Letnan Arsyad 4.Perusahaan tahu tersebut sering di sebut pabrik tahu Arsyad masyarakat menyebut demikian di karena pabrik tersebut adalah pabrik tahu satu-satunya yang ada di jalan Letnan Arsyad.sementara untuk di sekitar Daerah kayuringin sajak sejak tahun 2000-an ini sudah muncul beberapa Pabrik tahu ,pabrik-pabrik tahu tersebut tersebar di beberapa tempat yang masih di daerah kayurinin,namun munculnya perusahaan atau pabrik-pabrik baru ini tidak membuat Pabrik tahu Arsyad menjadi bangrut atau di kalahkan oleh pabrik-pabrik baru,namun malah mejadi lebih berkembang pesat ,semua itu di karenakan masyarakat sekitar masih mengangap pabrik tahu Arsyad adalah pabrik tahu yang memiliki kualitas yang baik di banding pabrik-pabrik tahu yang ada saat ini di sekitar Daerah Kayuringin.

Tofu alias Tahu ini dalah merupakan makanan yang bersal dari Negara China,dan masuk ke Indonesia sekitar tahu 1880an dulu nama makanan ini sering di sebut tofu namaun sejak sangat di kenal di Indonesia makanan ini sering di sebut oleh masyarakat Indonesia sebagai Tahu saja,tofu alias tahu memang sangat lezat sekali di santap,mulai sampai di goreng biasa hingga di oleh menjadi makanan sayur,bahkan tahu pernah di jahui oleh masyarakat Indonesia karena isu formalin sebagai bahan pengawaet pada sebuah tahu.Tidak semua tahu diproses dengan bahan berbahaya tersebut.Buktinya masih banyak saja produsen atau pembuat tahu yang membuat tahu dengan secara alami tanpa mengunakan formalin sebagai bahan pengawet tahunya,di balik kelezatannya ternyata tahu menyimpan khasiat medis tersendiri,sebuah studi dari Tiem medis dari KANADA membuktikan bahwa tahu dapat menurunkan Kolestrol jahat dalam tubuh,tahu juga dapat mencegah kangker payudara.
Tofu alias tahu memang sangat lezat untuk di makan mulai dari digoreng biasa hingga di olah menjadi sayur.di Indonesia tahu sendiri ada beberapa jenis mulai dari tahu China yang putih dan lembut sampai tahu sumedang yang kuning kecoklatan dan kosong melompong di bagian dalamnya.

II. Tahap Produksi
1. Proses Pembuatan Tahu

Alat dan bahan : Kacang Kedelai, Air, Penggilingan, Kayu, Alat Pencetak.
Tahap-tahap pembuatan tahu :
1. Proses pertama yang dilakukan dalam pembuatan tahu yaitu proses perendaman biji kacang kedelai selama 3 sampai 5 jam
2. Setelah perendaman dilakukan, kemudian dilakukan beberapa kali pencucian kacang yang sudah direndam tadi. Kemudian kacang kedelain masuk kedalam penggilingan
3. Hasil proses penggilingan kacang kedelai tadi, ditampung dalam wadah
4. Hasil penggilingan yang ditampung bsementara tadi kemudian dimasukan dalam tempat pemasakan yang tebuat dari tembok dan didalamnya terdapat wajan yang besar yang dipanaskan daribawah menggunakan pera[pian kayu sampai busannya menghilang dan calon bakal tahunnya mendidih).
5. Setelah itu di lakukan pada calon tahu yang sudah mendidih tadi dan di simpan ke dalam sebuah wadah yang besar.
6. Bakal tahu yang berada dalam saringan, di peras secara perlahan-lahan pada kain penyaringan ampas lebih cepat dan air yang akan di gunakan sebagai bakal tahu cepat masuk ke dalam wadah.
7. Agar penyaringan lebih efektif ampas yang pada kain yang berada di atas wadah, di injak-injak supaya tidak ada sisa air yang etrbuang begitu saja.
8. Sisa ampas yang tadi di manfaatkan sebagai bahan dasar untuk membuat oncom dan makanan ternak seperti kerbau dan sapi.
9. Setelah ampasnya dibuang disiapkan saringan yang disimpan diatas cetakan tahu, kemudian calon tahu tersebut dituangkan ke dalam cetakan yang terdapat saringannya.
10. Kemudian calon yang berada dalam wadah di tutup menggunakan saringan dan cetakan bambu yang di tutup lagi dengan balok kayu agar calon tahu menjadi padat.
11. Setelah kurang lebih 20 menit, tahu yang tadi di tutup didalam wadah dikeluarkan dan ditiriskan.
12. Setelah ditiriskan, sekarang tinggal masuk ke proses akhir yaitu pembentukan tahu. Proses pemotongan taaahu yang di lakukan dengan menggunakan mistar kayu sebagai alat ukur dan pisau untuk memotong-motong tahu menjadi ukuran kecil.
13. Tahu yang sudah di potong-potong kecil kemudian dikemas dalam plastik yang siap dipasarkan. Tahu yang berada dalam plastik itu di tambah air yang berguna agar tahu itu tidak kering dan hancur.
14. Itu lah cara pembuatan tahu yang bewarna natural namun Untuk membuat tahu yang berwarna kuning., tahu tersebut sebelumnya dimasukkan ke dalam air kunyit yang sebelumnya sudah di didihkan. Langkah pertama kunyuit di cuci sampai bersih.
15. Kemudian kunyit yang sudah dibersihkan di tumbuk sampai halus.
16. Setelah di tumbuk kunyit trersebut dimasukan kedalam wadah yang berisi air untuk di didihkan.
17. Setelah mendidih busa yang ada pada air kunyit tersebut dibersihkan secara manual oleh pekerja.
18. Kemudian air kunyit itu dimasukan kedalam wadah, kemudian tahu yang sudah dipotong kecil dimasukkan ke dalam wadah yang berisi air kunyit tadi untuk proses pewarnaan.
19. Setelah tahu berwarna kuning tahu siap dipasarkan.

2.PEMASARAN
Perusahaan tahu yang kami datangi ini mereka memasarkan tahu dengan beberapa cara yaitu dengan menyediakan tempat penjualan langsung tahu-tahu yang sudah jadi di samping pabrik tersebut jadi pedagang atau pembeli biasa langsung membelinya di samping pabrik tersebut,selain itu pabrik ini juga memasarkan dagangannya dengan cara menyalurkan tahu-tahunya langsung kepasar di dekat sekitar pabrik agar di jual oleh para pedagang dan pedagag menyetorkan keuntungan tahu tersebut pada pabrik,dan pedagang mendapat beberapa persen dari penjualan tersebut.

3.ANALISIS
 Kebersihan pabrik beserta alat-alatnya kurang terjaga untuk sebuah Pabri pengolahan makanan yang mana seharusnya kebersihan cukup di perhatikan
 Standard kebersihan kerja kurang diperhatikan, contohnya : Para buruh tidak memakai masker, tidak memakai sepatu , tidak memakai sarung tangan, dan alat pelindung lainnya.agar makanan lebih seteril.
 Produk kurang higenis karena bak-bak tempat pengolahan tahu kurang di perhatikan kebersihannya.
 Fasilitas dan beberapa hal dalam dan di luar kurang di perhatikan pabrik.
 Selain itu pabrik yang kami datangi ini tempatnya sangat dekat sekali dengan pemukiman penduduk jadi menurut kami kurang strategis.
 Limbah atau ampas yang di hasilkan oleh pabrik tahu memang tidak membahayakan bagi manusia,namun bau yang di keluarkan oleh limbah(ampas)tahu ini sagat menyengat dan tidak sedap untuk kita hirup.abilagi pabrik tahu tersebut sangat dekat sekali degan pemukiman mungkin bau dari limbah tersebut sangat menganggu masyarakat.

III.PENUTUP
1.KESIMPULAN
Kelompok kami menyimpulkan bahwa Tofu alias tahu memang sangat lezat untuk di makan mulai dari digoreng biasa hingga di olah menjadi sayur.di Indonesia tahu sendiri ada beberapa jenis mulai dari tahu China yang putih dan lembut sampai tahu sumedang yang kuning kecoklatan dan kosong melompong di bagian dalamnya.selai itu kelompok kami juga menyimpulkan bahwa pabrik tahu yang kami datangi tersebut dalam beberapa hal kurang di perhatikan dan dalam beberapa tempat (wadah) pembuatan tahu kurang di perhatikan dalam kebersihannya.selai beberapa hal tadi kami lebih mengerti bahwa tidak hanya kelezatannya saja namun juga memiliki khasiat untuk beberapa penyakit.yang semua itu bermanfaat bagi diri manusia.

2.KRITIK DAN SARAN
Menurut kami pabrik tersebut sudah memenuhi standar, dan sudah cukup dikenal oleh masyarakat sekitar kayuringin akan tatapi kurang di perhatikan keselamatan kerjanya, dan kebersihaan kurang terjaga dan tidak begitu di perhatikan.
Share:

Senin, 15 November 2010

GAMBARAN UMUM PEMBELAJAAN

BAB 8
PEMBELANJAAN

Arti Pembelanjaan dan Fungsi Manajer
Pembelanjaan adalah suata usaha menyangkut bagaimana perusahaan harus mengorganisasir untuk mendapatkan dana, bagaimana mendapatkan dana, bagaimana menggunakan dana, dan bagaimana laba perusahaan akan disistribusikan

PENGGUNAAN DANA

Gambaran Umum
Metode penggolongan untuk penggunaan dana ini dibagi menjadi dua, yaitu penggunaan jangka pendek dan penggunaan jangka panjang

Penggunaan Dana Jangka Pendek

A. Kas
Sejumlah dana yang ada dalam perusahaan diwujudkan dalam bentuk kas, terutama untuk membayar gaji dan rekening-rekening lainnya.

1. Aliran Kas
Ganbaran memperlihatkan aliran kas dari sebuah perusahaan. Pada mulanya kas ditimbulkan oleh adanya penjualan. Tetapi meskipun sebagian dari pejualan itu berupa tunai, kebanyakan adalah berupa kredit sehingga menciptakan adanya piutang,

2. Anggaran Kas
Tanggung jawab manajer dalam pengelolaan aliran kas perusahaan meliputi ;
a. Membuat kepastian bahwa kas selalu tersedia bilamana diperlukan
b. Memanfaatkan kas untuk memaksimumkan pendapatan bunga

B. Surat-surat Berharga
Manajer keuangan yang sedang memelihara keseimbangan antara likuiditas dan profitabilitas ( Kemampuan untuk mendapatkan laba ) mempunyai alternatif untuk cenderung memegang jmlah kas yang lebih besar, ia dapat menginvestasikan kas tersebut ke dalam surat–surat berharga yang dapat menghasilkan bunga.

C. Piutang
Untuk mempertahankan pembeli-pembeli ada dan untuk menarik pembeli baru, banyak perusahan yang memberikan atau mengenakan pembayaran secara kredit kepada mereka.

D. Persediaan
Bagi perusahaan yang memelihara sejumlah persediaan barang untuk memenuhi permintaan pembeli secara cepat, harus mempunyai sejumlah investasi di situ.

Penggunaan Dana Jangka Panjang
Untuk perusahaan menufaktur, sebagian besar investasinya pada umumnya diwujudkan dalam bentuk aktiva tetap jangka panjang.

Aktiva tetap tersebut dapat berupa :
1. Tanah ynag dimiliki oleh perusahaan merupakan aktiva tetap dengan jangka waktu yang tidak terbatas
2. Bangunan yang dimiliki oleh perusahaan harus ditentukan umurnya. Kemudian perusahaan harus menyisihkan sejumlah dana setiap tahun dari penghasilannya
3. Peralatan yang dimiliki oleh perusahaan berupa mesin, alat angkut dalam pabrik, dan peralatan lain yang dapat dipakai dalam produksi.

Analisis Investasi Aktiva Tetap
Setiap investasi dana perusahaan ke dalam aktiva tetap memerlukan suatu analisis. Analisis tersebut bertujuan melihat apakah investasi tu dapat memberi kontribusi yang cukup baik terhadap pencapaian tujuan perusahaan.

Terdapat tiga metode analisis investasi yaitu :
a. Metode net present value (NPV)
b. Metode internal rate of retur (IRR)
c. Metode pay off period (POP)

SUMBER DANA

Macam-macam Sumber Dana
Meskipun manajer keuangan dapat menciptakan dana yang cukup melalui penambahan laba, tetapi ia akan dihadapkan pada masalah pemilihan antara dana yang dipinjam (modal asing) dengan dana yang berasal dari pemilik perusahaan (modal sendiri).

Jika ditinjau dari asalnya, sumber dana perusahaan dapat dibagi menjadi 2golongan besar, yaitu :
1. Beraasal dari dalam perusahaan. Pembelanjaan dengan sumber dana dari dalam perusahaan ini disebut pembelanjaan intern, yang meliputi :
a. Penggunaan laba perusahaan
b. Penggunaan cadangan
c. Penggunaan laba yang tidak dibagi/ditahan
2. Berasal dari luar perusahaan. Pembelanjaan dengan sumber dana dari luar perusahaan ini disebut pembelanjaan ekstern, yang meliputi :
a. Dana dari pemilik/peserta. Dana ini biasanya diwujudkan dalam bentuk saham, dan pembelanjaan disebut pembelanjaan sendiri.
b. Dana dari utang/ pinjaman yang terdapat berupa utang jangka pendek dan utang jangka panjang. Pembelanjaan ini disebut pembelanjaan asing.

Pemilihan Sumber Dana
Dengan banyak jenis sumber dana, perusahaan dihadapkan kepada masalah untuk memilih dan mengkombinasikan berbagai sumber-sumber dana yang tersedia.
Masalah pemilihan sumber dana yang harus diatasi oleh perusahaan adalah mengusahakan keseimbangan agar tujuan perusahaan dapat tercapai. Beberapa alternatif yang dapat dipilih :
1. Menggunakan dana intern saja
2. Menggunakan dana ekstern dengan menjual saham
3. Menggunakan dana elstern dengan mencari pinjaman/kredit ( kredit jangkan panjang saja, kredit jangka pendek saja, atau kedua-duanya)
4. Menggunakan dana ekstern dengan menjual saham dan mencari pinjaman
5. Menggunakan dana intern dan ekstern.

Sumber Dana Intern
Cara yang paling mudah untuk memenuhi kebutuhan dana perusahaan adlah dengan cara mengambil dana yang sudah tersedia di perusahaan. Tetapi dana intern ini biasanya sangat terbatas.

Sumber Dana Ekstern
Sumber dana ekstern dapat berasal dari modal sendiri dan kredit. Modal sendiri dalam bentuk saham akan dibahas kemudian. Pada umumnya kredit dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu :
1. Kredit jangka pendek adalah kredit yang jangka waktunya tidak lebih dari satu tahun. Termasuk kredit jangka pendek ini adalah :
a. Kredit Rekening koran
b. kredit Belening
c. Kredit Wesel
d. Kredit Penjual
e. Kredit Pembeli
f. Aksep
2. Kredit jangka panjang adalah kredit jangka waktunya lebih dari satu tahun. Termasuk dalam kredit jangka panjang adalah :
a. Hipotik
b.Onligasi
c. Kredir Bank
d. Kredit dari negara lain

Optimisasi Modal
Sebagai pedoman untuk menentukan batas waktu antara kredit jangka panjang dengan kredit jangka panjang adalah periode satu tahun. Untuk menentukan apakah sebaiknya mengambil kredit jangka pendek atau jangka panjang,

Perusahaan harus memperlihatkan faktor-faktor berikut ini:
1. Bunga kredit jangka pendek
Biasanya, beban bunga kredit jangka pendek ini lebih besar daripada beban bunga kredit jangka panjang
2. Bunga kredit jangka panjang
3. Bunga simpanan bank
Bunga simpanan bank ini merupakan bunga yang diterima oleh seseorang apabila ia menyimpan uangnya dibank.
4. Jangka waktu pemakaian modal
Jangka waktu pemakaian modal ini bisa dalam beberapa bulan atau bisa lebih dari satu tahun
5. Jangka kritis
Yang dimaksud dengan jangka krisis adalah jangka waktu dimana
penggunaan besar modal asing jangka pendek biayanya (bebab bunganya) sama besar dengan apabila perusahaan menggunakan modal asing jangka panjang.

Adapun kriteria yang bisa dipakai untuk menentukan apakah menggunakan kredit jangka pendek atau kredit jangka panjang dua macam, yaitu :
1. Jangka kritis
2. Beban bunga

Keridit lembaga keuangan
Kridit yang di mbutuhkan perusahan tidak hanya dapat di peroleh dari bank saja. Akan tetapi dapt pula di peroleh dari lembaga keuangan lainny.
Hal ini hanya di buktikan dengan suatu studi kelayakan (feasibility study)dan syarat-syarat lain dapat di sebut dengan 4 C, yaitu :
1. CAPITAL
2. CAPABILITY
3. COLLATERAL
4. CHARACTER

KRIDIT KELAYAKAN
Keputusan peresiden (kepres) No.14A di keluarkan pemerintah dengan tujuaan membantu pengusaha golongan ekonomi lemah.
Lukuiditas dan Solvasitas
• Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya setiap saat’
• Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk membayar semua hutang-hutang nya pada saat perusahaan di bubarkan.

RENTABILITAS
Secara umum, rentalibitas ini dapat di artikan sebagai kemmpuan menghasilkan laba dari sejumlah dana yang di pakai untuk menghasilkan laba tersebut.
Ada dua macam rentabilitas,yaitu :
1. Rentabilitas Ekonomis merupakan kemampuan untuk menghasilkan laba dari seluruh modal,baik modal asing maupun modal sendiri,yang di gunakan untuk menghasilkan laba sendiri.
2. Rentabilitas modal sendiri merupaka kemampuan untuk menghasilkan laba dari sejumlah modal se4ndiri yang di gunakan untuk menghasilkan laba tersebut.

SAHAM
Saham merupakan pernyataan di dalam perusahaan.saham perusahaan ini dapat di bedakan kedalam dua golongan,yaitu :
1. Saham biasa (Common Stock)
Saham bisa merupakan bentuk pemikiran tanpa hak istimewa.Artinya,para pemilik akan memperoleh pembagiaan keuntugan (dalam bentuk deviden)hanya apabila perusahaan memperoleh laba.
2.Saham Prefesen(Prferred Stoct)
Sham preferen atau sam dengan Preferensi ini merupakan bentuk pemilihan dengan hak istimewa. Hak-hak, istimewa yang ada pada pemengang saham prfen ini adalah :
a) Pembagin dividen yang didahulukan
Pemegang saham preferen mendapat pmbagian dividen lebih dahulu daripada pemegang saham biasa
b) Pembagian dividen kumulatif
Pemegang saham prefen ini mendpat hak untuk mendapatkan deiden setiap periode
c) Pembagian kekayaam yang didahulukan
Pemegang saham preferen memiliki hak untuk memperoleh pembagian kekayaan perusahaan lebih dahulu daripada pemegang saham biasa pada saat perusahaan dibubarkan

OBLIGASI
Obligasi merupakan surat perjanjian utang yang sengaja dikeluarkan oleh perusahaan sebagai salah satu sumber dana ekstern. Sifat-sifat obligasi :
• Dapat diperjual-belikan
• Terdapat kewajiban untuk mengembalikan pokok pinjmannya
• Terdapat kewajiban untuk membayar bunga
• Terdapat jangka waktu yang pasti
Jenis-jenis obligasi
Semua jenis obligasi yang ada dapat digolongkan ke dalam berbagai jenis dengan mendarkan pada bebagai faktor, antara lain :
1. Sesuai dengan pihak yang mengeluarkan :
a. Obligasi umum, obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah
b. Obligasi perusahaan, obligasi yang dikelurjkan oleh perusahaan umum
2. Sesuai dengan karakter jaminan :
a. Obligasi tanpa jaminan, seperti income bond
b. Obligasi dengan jaminan, saham, piutang, rumah, tanah , mesin dan sebagainya

Jenis obligasi lain :
a. Coupon bond
b. Registered bond
c. Callabel bond
d. Convertible bond


PASAR MODAL
Sesuai dengn sifatnya, saham obligasi dapat diperjual-brlikan. Perusahaan-perusahaan yng menjual saham dan obligasi kepada masyarakat, harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Slah satunya yaitu perusahaan tidak boleh menjual surat berharga langsung kepada masyarakat, akan tetapi harus melalui lembaga peranta.
Share:

Part 2. Network Engineer - Konfigurasi dasar Switch

Yuk mari kita belajar konfigurasikan switch secara sederhana duloe, sudah siap belom. materi apa saja yang nantinya akan dipelajari : 1...

BTemplates.com

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Profile

Foto saya
Indonesia
Mahasiswa yang sedang belajar dan ingin belajar.

Pengikut